Showing posts with label umum. Show all posts
Showing posts with label umum. Show all posts

PAHAM TENTANG UANG DAN TIDAK USAH MENABUNG

Wednesday, June 12, 2013

Belajar Paham Tentang Uang - Sudah lama saya tidak memberikan artikel-artikel terbaru, bukan karna kehabisan ide, tetapi karena kesibukan saya di dunia nyata,, hehe,, biggrin
Langsung saja untuk kali ini blogsolu ingin sekali memberikan ilmu-ilmu yang pastinya sangat bermanfaat buat teman-teman semua.. ayok kita belajar tentang Paham Finansial, atau paham tentang keuangan.

Sejak SD sampai perguruan tinggi kita tidak pernah di ajarkan secara spesifik oleh guru-guru kita tentang keuangan dan bagaimana agar kita bisa kaya atau bebas finansial "Bebas Keuangan". yang ada kita malah di suruh menabung.. emang bener pepatah pernah mengatakan menabung sikit demi "sikit lama-lama menjadi bukit". Tapi tidak sedikit orang yang selalu menabung tapi tidak kaya-kaya. Sepertinya nya kita harus sedikit cerdas menanggapi kata pepatah tersebut biggrin.

Sebenarnya prinsip menabung itu MENURUT SAYA  sikit demi sikit lama-lama jadi bosan, bukan jadi bukit biggrin. coba saja teman-teman bayangkan 1 tahun, 2-5 tahun menabung 14 ribu saja / hari (harga 1 bungkus rokok) mungkin kelihatannya gede angkanya ya kan... padahal tanpa kita sadari uang tersebut menurun nominalnya, menurun kegunaannya, menurun segalagalanya. Karna apa? karna uang yang selama 5 taun kita tabung itu akan kepotong sama inflasi "KENAIK-KENAIKAN HARGA BARANG" dulu nya uang 14 ribu bisa kebeli 1 bungkus rokok, setelah lima taun menabung uang 14 ribunya cuma bisa beli setengah bungkus. apa gak konyol coba,,. KITA HARUS PAHAM ITU.

INFLASI, kenaik-kenaikan harga barang itu pasti, jangan harap barang-barang bisa turun. jadi seperti saya bilang di atas tadi, menabung sikit demi sikit lama-lama jadi BOSAN gak bakalan jadi bukit. Mudah-mudahan teman-teman paham dengan apa yang saya jelaskan tentang menabung diatas.

Terus bagaimana dong biar kaya tapi  tidak usah menabung ?

Itu pertanyaan yang bagus,,,,
 sekarang saya jawab,

MATA UANG itu dalam bahasa ingris adalah currency. currency sendiri berasal dari kata current yang artinya ARUS. Maka uang itu harus seperti arus dia selalu mengalir dan bergerak. Dan apa-apa yang mengalir pasti dia sehat, contohnya udara, air dan darah. kalau darah kita berhenti mengalir, pasti mati kita.. ya kan...

Jadi kalau kita punya uang jangan hanya berhenti di kantong ataupun di rekening saja, uang yang kita miliki harus kita gerak kan atau alirkan agar uang kita sehat dan berkembang semakin banyak biggrin. Bagaimana cara menggerakkan uangnya?. banyak sekali contonhnya dengan DAGANG, INVESTASI, DAN SEDEKAH.

Nabi muhammad Swt dulunya adalah seorang pedagang, bahkan orang terkaya di jaman nabi dulu saja seorang pedagang. apa teman-teman gak pengen jadi orang kaya, jadi orang sukses. kita harus punya keinginan untuk sukses, jangan pernah pesimis dengan ke adaan sekarang.

o,iya udah taukan kepanjangan dari pesimis, pesimis itu adalah PENYAKIT SI MISKIN. maka dari itu kita harus optimis dan harus sukses.

ok, sekian saja artikel dari saya, semoga bermanfaat buat teman-teman semua,, terima kasih

Alkisah ada seorang pria yang menyimpan perasaan pada teman gadisnya

Saturday, April 7, 2012


Alkisah ada seorang pria yang menyimpan perasaan pada teman gadisnya. Hingga
kemudian pada saat pernikahannya, ia memutuskan untuk mengatakan perasaan yang
sebenarnya pada gadis itu. Namun gadis itu akhirnya hanya menganggap itu hanyalah
sebuah canda.


Dan ada seorang pria yang ingin mengatakan pada istrinya betapa ia mencintainya,
namun ia tidak pernah mengatakannya, hingga istrinya itu meninggal dunia. Pria itu
hingga sekarang terus meletakkan bunga diatas batu nisannya. Dengan ciuman dan kata-
kata “AKU CINTA KAMU.” Entah apakah istrinya mengetahui hal itu?


Saat ini ada seorang gadis yang selalu ingin merasakan hangatnya pelukan kasih sayang
ayahnya, tapi ia malu untuk mengatakannya. Hingga pada suatu hari ayahnya tak
mungkin memeluknya lagi…


Banyak kisah yang terjadi setiap harinya, dan kita mungkin menyadari semua itu. Apa
yang telah terjadi kemarin, tak mungkin kembali… tapi apakah kita bisa memastikan apa
yang akan terjadi besok?


Pikirkanlah tentang sesuatu yang ingin kita katakan dan janganlah kita selalu menunggu
saat yang tepat? Katakanlah cinta dan kasih sayang itu. Jika kau meninggalkan pesta yang
ramai dan berjalan bersama, hanya berdua dengan seseorang… itulah cinta.


Ketika kau bersama seseorang, dan kau seringkali mendiamkannya. Tapi ketika ia tak
bersamamu dan kau mencarinya… saat itulah kau merasakan cinta.


Jika ada seseorang yang selalu membuatmu tertawa, menatapmu penuh perhatian dan
ingin selalu pergi bersamanya. Kau sedang jatuh cinta.


Ketika kau melihat sebuah foto bersama, dan kau mencari seseorang yang special…
(untuk mengetahui siapa yang berada disampingya difoto itu) lalu kau membayangkan
dirimu yang ada disana… yakinlah kau sedang jatuh cinta.



Ketika kau tidak menerima telepon saat kau sibuk belajar, tapi tak mampu menahan diri
saat seseorang menelponmu… saat itulah kau sedang jatuh cinta.


Jika kau lebih tertarik menerima sebuah surat pendek dari seseorang daripada surat-surat
lain yang panjang… kau sedang jatuh cinta.


Ketika kau mendapat tiket gratis untuk berdua, dan kau tak ragu-ragu mengajak
seseorang, kau sedang jatuh cinta.


Kau terus mengatakan kami hanyalah teman biasa, tapi kau sadar kau tak bisa
melepaskan diri darinya… saat itulah kau merasakan cinta.


Cinta bukanlah sesuatu yang buruk dan semua bergantung pada kita bagaimana
menginginkannya. Berbagilah, dan katakanlah kepada orang-orang yang berarti
bagimu….

Kisah Sukses SOICHIRO HONDA

Tuesday, April 3, 2012


SOICHIRO HONDA

"Orang melihat kesuksesan saya hanya satu persen. Tapi, mereka tidak melihat 99% kegagalan saya", Soichiro Honda

Pernakah Anda tahu, sang pendiri "kerajaan" Honda - Soichiro Honda – sebelum sukses diraihnya ia banyak mengalami kegagalan? Ia juga tidak menyandang gelar insinyur, lebih-lebih Profesor seperti halnya B.J. Habibie, mantan Presiden RI. Ia bukan siswa yang memiliki otak cemerlang. Di kelas, duduknya tidak pernah di depan, selalu menjauh dari pandangan guru. "Nilaiku jelek di sekolah. Tapi saya tidak bersedih, karena dunia saya disekitar mesin, motor dan sepeda," tutur tokoh ini, yang meninggal pada usia 84 tahun, setelah dirawat di RS Juntendo, Tokyo, akibat mengindap lever.

Kecintaannya kepada mesin, mungkin 'warisan' dari ayahnya yang membuka bengkel reparasi pertanian, di dusun Kamyo, distrik Shizuko, Jepang Tengah, tempat kelahiran Soichiro Honda. Di bengkel, ayahnya memberi cathut (kakak tua) untuk mencabut paku. Ia juga sering bermain di tempat penggilingan padi melihat mesin diesel yang menjadi motor penggeraknya.

Di situ, lelaki kelahiran 17 November 1906, ini dapat berdiam diri berjam-jam. Di usia 8 tahun, ia mengayuh sepeda sejauh 10 mil, hanya ingin menyaksikan pesawat terbang. Ternyata, minatnya pada mesin, tidak sia-sia. Ketika usianya 12 tahun, Honda berhasil menciptakan sebuah sepeda pancal dengan model rem kaki. Tapi, benaknya tidak bermimpi menjadi usahawan otomotif. Ia sadar berasal dari keluarga miskin. Apalagi fisiknya lemah, tidak tampan, sehingga membuatnya rendah diri. Di usia 15 tahun, Honda hijrah ke Jepang, bekerja Hart Shokai Company. Bosnya, Saka Kibara, sangat senang melihat cara kerjanya. Honda teliti dan cekatan dalam soal mesin. Setiap suara yang mencurigakan, setiap oli yang bocor, tidak luput dari perhatiannya. Enam tahun bekerja disitu, menambah wawasannya tentang permesinan. Akhirnya, pada usia 21 tahun, bosnya mengusulkan membuka suatu kantor cabang di Hamamatsu. Tawaran ini tidak ditampiknya.

Di Hamamatsu prestasi kerjanya tetap membaik. Ia selalu menerima reparasi yang ditolak oleh bengkel lain. Kerjanya pun cepat memperbaiki mobil pelanggan sehingga berjalan kembali. Karena itu, jam kerjanya larut malam, dan terkadang sampai subuh. Otak jeniusnya tetap kreatif. Pada zaman itu, jari-jari mobil terbuat dari kayu, hingga tidak baik meredam goncangan. Ia punya gagasan untuk menggantikan ruji-ruji itu dengan logam. Hasilnya luarbiasa. Ruji-ruji logamnya laku keras, dan diekspor ke seluruh dunia. Di usia 30, Honda menandatangani patennya yang pertama.

Setelah menciptakan ruji, Honda ingin melepaskan diri dari bosnya, membuat usaha bengkel sendiri. Ia mulai berpikir, spesialis apa yang dipilih? Otaknya tertuju kepada pembuatan Ring Pinston, yang dihasilkan oleh bengkelnya sendiri pada tahun 1938. Sayang, karyanya itu ditolak oleh Toyota, karena dianggap tidak memenuhi standar. Ring buatannya tidak lentur, dan tidak laku dijual. Ia ingat reaksi teman-temannya terhadap kegagalan itu. Mereka menyesalkan dirinya keluar dari bengkel.

Karena kegagalan itu, Honda jatuh sakit cukup serius. Dua bulan kemudian, kesehatannya pulih kembali. Ia kembali memimpin bengkelnya. Tapi, soal Ring Pinston itu, belum juga ada solusinya. Demi mencari jawaban, ia kuliah lagi untuk menambah pengetahuannya tentang mesin. Siang hari, setelah pulang kuliah - pagi hari, ia langsung ke bengkel, mempraktekan

pengetahuan yang baru diperoleh. Setelah dua tahun menjadi mahasiswa, ia akhirnya dikeluarkan karena jarang mengikuti kuliah. "Saya merasa sekarat, karena ketika lapar tidak diberi makan, melainkan dijejali penjelasan bertele-tele tentang hukum makanan dan pengaruhnya," ujar Honda, yang gandrung balap mobil. Kepada Rektornya, ia jelaskan maksudnya kuliah bukan mencari ijasah. Melainkan pengetahuan. Penjelasan ini justru dianggap penghinaan.

Berkat kerja kerasnya, desain Ring Pinston-nya diterima. Pihak Toyota memberikan kontrak, sehingga Honda berniat mendirikan pabrik. Eh malangnya, niatan itu kandas. Jepang, karena siap perang, tidak memberikan dana. Ia pun tidak kehabisan akal mengumpulkan modal dari sekelompok orang untuk mendirikan pabrik. Lagi-lagi musibah datang. Setelah perang meletus, pabriknya terbakar dua kali. Namun, Honda tidak patah semangat.

Ia bergegas mengumpulkan karyawannya. Mereka diperintahkan mengambil sisa kaleng bensol yang dibuang oleh kapal Amerika Serikat, digunakan sebagai bahan mendirikan pabrik. Tanpa diduga, gempa bumi meletus menghancurkan pabriknya, sehingga diputuskan menjual pabrik Ring Pinstonnya ke Toyota. Setelah itu, Honda mencoba beberapa usaha lain. Sayang semuanya gagal. Akhirnya, tahun 1947, setelah perang Jepang kekurangan bensin.

Di sini kondisi ekonomi Jepang porak-poranda. Sampai-sampai Honda tidak dapat menjual mobilnya untuk membeli makanan bagi keluarganya. Dalam keadaan terdesak, ia memasang motor kecil pada sepeda. Siapa sangka, "sepeda motor" – cikal bakal lahirnya mobil Honda - itu diminati oleh para tetangga. Mereka berbondong-bondong memesan, sehingga Honda kehabisan stok. Disinilah, Honda kembali mendirikan pabrik motor. Sejak itu, kesuksesan tak pernah lepas dari tangannya. Motor Honda berikut mobinya, menjadi "raja" jalanan dunia, termasuk Indonesia.

Bagi Honda, janganlah melihat keberhasilan dalam menggeluti industri otomotif. Tapi lihatlah kegagalan-kegagalan yang dialaminya. "Orang melihat kesuksesan saya hanya satu persen. Tapi, mereka tidak melihat 99% kegagalan saya", tuturnya. Ia memberikan petuah ketika Anda mengalami kegagalan, yaitu mulailah bermimpi, mimpikanlah mimpi baru. Kisah Honda ini, adalah contoh bahwa Suskes itu bisa diraih seseorang dengan modal seadanya, tidak pintar di sekolah, ataupun berasal dari keluarga miskin.


5 Resep keberhasilan Honda :

* Selalu berambisi dan berjiwa muda.
* Hargailah teori yang sehat, temukan gagasan baru, khususkan waktu memperbaiki produksi.
* Senangi pekerjaan Anda dan usahakan buat kondisi kerja senyaman mungkin.
* Carilah irama kerja yang lancar dan harmonis.
* Selalu ingat pentingnya penelitian dan kerja sama.

Trial and error Untuk meraih kesuksesan, Anda perlu melakukan trial and error. Hal ini merupakan salah satu tolok ukur untuk menggapai kesuksesan. Tinggal sejauh mana kita mau dan berani mencoba kembali kegagalan itu. Sebelum mencoba lagi, pikirkan masak-masak langkah yang akan ditempuh. Kalau pun terjadi kesalahan kembali, jangan ragu-ragu melakukan perbaikan dan terus mencoba sampai Anda berhasil mengatasinya. Kunci utama trial and error adalah kerja keras dan tetap semangat.

Nah dengan demikian, Anda telah berdamai dengan kegagalan. Sehingga kegagalan bukan lagi momok yang menakutkan. Melainkan sesuatu yang harus dihadapi dan dilawan agar kegagalan itu tidak menggerogoti hidup Anda. Semoga Sukses…..!

Sumber http://awalsholeh.blogspot.com 

 

ORANG KECIL DUDUK DI KURSI BESAR ORANG BESAR DUDUK DI KURSI KECIL

Friday, March 23, 2012

Oleh    :  Herikasni Tahar 

Kursi, adalah nama bagi sebuah benda perabot (meubel furniture/ meubelair) yang berfungsi sebagai tempat duduk di rumah, di kantor, di taman ataupun di tempat- tempat lainnya. Kursi bisa berfungsi hanya sekedar alat pelepas penat, mengaso, hingga sebagai tempat berleha-leha sebagai kursi malas atau kursi santai yang empuk. Ada pula kursi yang justru menyengsarakan sebagaimana kursi reot yang penuh dengan kutu busuk. Semua itu tentu saja baru pengertian kursi secara harfiah/ letterly. Kursi presiden berarti kursi tempat duduk presiden. Kalau diduduki seorang anak, ya biasalah kursi presiden diduduki seorang anak sewaktu kursi itu dibersihkan oleh bagian urusan rumah tangga kepresidenan, dan kursi itu bisa saja ada dua, tiga, atau lima, bahkan ada banyak cadangannya.

Pada konteks lain Kursi, justru memiliki arti konotatif, sebagai pemisalan, kiasan atau pengibaratan. Secara implisit kursi mengandung arti pula sebagai jabatan, kekuasaan, atau kedudukan. Kursi presiden berarti jabatan presiden. Apa yang terjadi kalau tiba-tiba kursi ini diduduki oleh seseorang secara tidak syah. Ini namanya kudeta, maka sebuah bangsa bisa perang saudara. Negarapun bisa chaos karenanya.

Kursi konotatif inilah yang sekarang menjadi pemandangan fenomenal dan menjadi konsumsi sehari-hari bagi publik tanah air maupun manca negara. Bangsa Indonesia telah dengan bangga mempersembahkan tontonan teatrikal ”kursi, kekursian dan segalanya tentang kursi”. Media seakan berebutan untuk kejar tayang. Sama halnya sejumlah pejabat wakil rakyat berebutan dengan rakyat untuk urusan hujat menghujat memperlihatkan sifat laknat menggunakan berbagai fixture demokrasi sebagai tameng simbol perjuangan kehuru-haraan.  Bangsa ini seakan berlomba tanpa segan-segan mempermalukan diri kepada dunia, inilah sebuah contoh demokrasi kerdil tak berakal sebuah bangsa besar. Demokrasi yang ujung-ujungnya tak lebih hanya untuk sebuah kursi dan kekursian. Ini pulalah yang telah menjadi stereotype dalam masyarakat dewasa ini. Dari ”orang kecil” hingga ”orang besar” telah menjadi gila kursi. Tanpa bisa dipungkiri, banyak orang atau pegawai punya orientasi ”punya kursi” dan ”berkuasa”  agar bisa ”merampok” instansi sumur hidupnya sendiri. Naiflah kalau masih berfikir demi masyarakat, kalau perlu temanpun bisa disikat. Bodoh kalau tikus tidak bisa memakan padi, padahal ia sedang tidur di lumbung, begitu kira-kira. Maka orientasi ini tanpa malu-malu dan tanpa diikuti introspeksi tentang kompetensi diri, sejauhmana kinerja, dan produktifitas sebagai kontribusi bagi bangsa yang telah memberinya  makan enak dan kehidupan. Si A ingin jadi kasi,  karo, si B ingin jadi kaur, si C ingin jadi Pimpro, PPTK, pengawas, jadi anggota legislatif, sebagai pansus dan sebagainya agar bisa membuat UUD (ujung-ujungnya duit). Memang peluang ada, toh regulasi yang mengatur tentang itu tidak jelas. Setidaknya saat ini kepentingan dapat disesuaikan dengan aturan, atau sebaliknya. Fit and proper test, ah klise. Belum ada pejabat yang membuat transparant assessment  dalam mempromosikan atau recruitment pegawai. Misalnya soal A, jawabannya B, maka skor sekian. Antecedent atau introductionnya saja baik, padalah teknologi computer sudah sangat maju. Selalu saja ada kepentingan terkait.

Alhasil bagaimana? Banyak aparat berkursi itu yang nepotisme. Masukkan anak jadi pegawai, loloskan kemenakan PTT, kolega sebagai honorer. Kata orang Minang “Bak  kato awak se duya” (semau kita saja dunia), satu kantor sudah seperti di rumah. Ada kesempatan promosi sanak famili atau kolega didahulukan, akibatnya kerja tidak berkualitas, karena orang kecil didudukkan pada kursi yang besar, ia akan lebih menampilkan sikap sombong dan rakus daripada menunjukkan kompetensi kerjanya. Sedangkan orang (lain) yang memang besar (pendidikan dan kompetensinya) tapi tidak mempunyai link connection,  didudukkan pada kursi yang kecil saja. Sebagai manusia  yang tidak terlepas dari faktor psikologis, hal ini tentu akan memperburuk kinerjanya. Memang ada slogan baru yang popular saat ini “kalau mau punya jabatan, ya kejarlah sendiri” jadi bukan lagi prinsip amanah. Bila mau berjujur-jujur dan leaders of nation (nation figures)  mau benar-benar berbuat, sesungguhnya kunci kemajuan bangsa ini agar benar-benar besar, simple saja yaitu mewujudkan the right man on the right place, dengan mengupayakan perangkat assessment, controlling & evaluation  semaksimal mungkin. Bila dilihat pada teori manajemen POAC (George R Terry), sisi paling lemah bangsa ini ya itulah,  control atau pengawasan.  Banyak kebijakan, misalnya menyangkut rekrutmen, promosi, sertifikasi profesi atau penggunaan keuangan, katanya akan diturunkan inspektorat untuk melakukan evaluasi, verifikasi atau audit. Tapi sekian lama kemudian tidak pernah, atau dilakukan sekedarnya tanpa metoda yang jitu seperti mempertegas persaratan kompetensi, melakukan  cross ceck, dan sebagainya.  Umumnya seperti itu, maka orang  menjadi kebal dan bebal, trus kolusi dan nepotisme jalan terus, yang diberantas kan cuma korupsi.

Lagu Gue

Thursday, March 22, 2012

Penyebab Patahnya kapal Titanic

Wednesday, March 21, 2012

Yang menyebabkan titanic patah adalah rendahnya standar paku sumbat dan keling pada lempengan logam yang menempel pada rangka. Di samping hal itu titanic membutuhkan sekitar 3 juta paku keeling. Yang mana pada pemasangannya dibutuhkan orang yang benar - benar ahli, tapi ternyata tidak titanic dikerjakan oleh para pandai besi yang kurang berpengalaman.  Besi harus dipanaskan sampai berwarna merah dan ditempa dengan kombinasi pukulan besi hingga meleleh. Pekerjaan yang tanggung, dapat menimbulkan masalah. Mengeling dengan manual begitu rumit yang mana kapal titanic yang begitu besar. Hal ini menyebabkan lapisan bagian kapal mudah lepas oleh desakan air laut yang dingin.

Dugaan bahwa Titanic sudah melakukan tindakan menghindar ke kiri 450 meter sebelum gunung es, dengan kecepatan 25 knot akan menyebabkan gaya tekan senilai 14.000 Psi pada paku sumbat. Namun ketika diuji baru 9000 Psi paku sumbat yang dipakai oleh peneliti telah mengalami patah. Hal yang mengagetkan lagi bahwa setelah dilakukan uji elektron rongga yang terbentuk didalam paku yang mengakibatkan pecahnya tersebut lebih besar di paku bekas bangkai Titanic. Banyak kerusakan ke bagian belakang kapal ditujukan ke kerusakan implosi. Implosi memaksudkan bahwa desakan eksternal dari air laut mengatasi tekanan udara internal dan kemudian didalam struktur mengalami kegagalan. Penekanan yang terjadi pada lempeng material pada satu titik kritis dimana kapal ini berawal terjadi terpisah.

Pada baja terdapat perbedaan harga impak. Harga impak baja lebih tinggi   menunjukkan bahwa ketangguhan baja lebih tinggi. Ketangguhan adalah kemampuan material untuk menyerap energy dan berdeformasi plastis hingga patah.

Selain suhu, hal lain yang mempengaruhi harga impak suatu material adalah kadar karbonnya. Material yang memiliki kadar karbon yang tinggi akan lebih getas. Hal ini akan mempengaruhi harga impaknya dan temperature transisi. Material yang memiliki kadar karbon tinggi akan memiliki temperature transisi yang lebih panjang jika dibandingkan dengan material yang memiliki kadar karbon rendah. Temperatur transisi yang berbeda-beda ini akan mempengaruhi ketahanan material terhadap perubahan suhu. Material yang memiliki temperature transisi rendah maka material tersebut tidak akan tehan terhadap perubahan suhu.

Pada pembebanan, terjadi proses penyerapan energy yang besar. Penyerapan energy ini akan diubah menjadi berbagai respon material seperti deformasi plastis, efek hysteresis, dan inersia.Ketika diberikan pembebanan dengan strain rate yang tinggi material tersebut tidak sempat untuk mempertahankan bentuknya dan akhirnya patah. Jadi dapat disimpulkan bahwa memang paku sumbatlah penyebab utama.

Faktor Menyebabkan kapal titanic patah adalah:
Pada paku besi sumbat dan keeling yang tidak sesuai standar.dengan kadar rendah, Solusinya agar mengunakan baja yang paduan dari besi dengan kadar karbon melebihi 2% (besi tuang)
Kekuatan dari lempengan material tidak mampu menahan suhu dingin
Dimana material yang gagal karena tarik pada harga rengangan yang relatif rendah (bahan getas)
Ketika diberi pembebanan dengan strain rate yang tinggi material tidak dapat mempertahankannya.

INILAH FOTO PELECEHAN SEKSUAL PALING PARAH DI DUNIA, YANG GA KUAT JANGAN LIHAT YA GAN

Thursday, December 29, 2011








































 

Adsense

Most Reading